Selasa, 02 Juni 2009

Mengapa Orang Yahudi Pintar?


Tulisan berikut kudapat dari blog tetangga, semoga bermanfaat!
Mengapa Orang Yahudi Pintar?
Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship di beberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.”
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai tiba saat melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala (sekali lagi, tanpa kepala!) bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak dalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. Menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya.
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.
Uniknya, mereka akan makan buah-buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah-buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Merokok adalah tabu. Bila Anda diundang makan di rumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.
Menurut ilmuwan Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata-rata mereka memahami tiga bahasa: Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.
Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!” katanya.
Segala pelajaran akan dengan mudah ditangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi, olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apalagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis, dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu lagi yang diberi keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Pada akhir tahun di universitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek dan mereka harus mempraktikannya. Anda hanya akan lulus jika tim Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US1 juta!

Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. Entrpreneurship dan networking digelorakan.
Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal. Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!”. Kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu.
Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke museum, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$.70cts!!!
“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Di tangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika se-dunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?” (*)

Apakah HP-mu Asli?


Memasuki era perdagangan bebas kita haruslah berhati-hati dalam membeli sesuatu, terutama barang-barang elektronik, HP khususnya karena sekarang banyak sekali penipuan atau bermunculannya HP-HP black market ataupun mungkin juga HP rekondisi. Oleh karena itu, diperlukan tips untuk mengetahui apakah sebuah HP itu benar-benar asli, dibuat di negara mana dan tentu saja paling penting adalah kualitasnya.
Berikut ini sedikit tips untuk mengetahui di negara mana sebuah HP dibuat serta kualitasnya (hanya HP GSM bukan CDMA):
- Langkah pertama: ketik *#06#
- Setelah kamu mengetikan kode tersebut maka akan muncul 15 angka nomor seri 434566106789435.
- Jika angka nomor tujuh dan delapan adalah angka 02 atau 20 itu berarti HP tersebut dibuat di Asia dengan kualitas yang jelek.
- Jika angka nomor tujuh dan delapan adalah angka 08 atau 80 itu berarti HP tersebut dibuat Jerman dengan kualitas lumayan.
- Jika angka nomor tujuh dan delapan adalah angka 01 atau 10 itu berarti HP tersebut dibuat di Finlandia dengan kualitas bagus.
- Jika angka nomor tujuh dan delapan adalah angka 00 itu berarti HP tersebut dibuat di Perancis dengan kualitas paling baik.
- Dan apabila nggak ada dari salah satu di atas, berarti HP Anda bodong alias nggak jelas.
Demikian sedikit tip, semoga bisa membantu agar tidak tertipu. (abg/adm)

Selasa, 07 April 2009

Jangan Korupsi, Nak!


Perilaku korup atau tindakan korupsi sudah lama membebani perjalanan negeri ini. Bahkan, “berhasil” menempatkan Indonesia dalam lima besar dunia. Ironis. Negeri yang katanya Om Amien Rais dan Om Prabowo Subianto penuh potensi ini, nyaris terpuruk dan tak pernah menemukan jati dirinya. Perubahan harus dilakukan sekarang, untuk menggusur oknum-oknum korup yang merajalela. Menebas mentalitas koruptif pada semua bidang dan areal.
Pada level anak-anak, remaja, dan generasi muda, harus ada gerakan baru atau semacam ‘koalisi bersih’ dengan sinergi yang kuat. Mereka yang peduli saat ini, sebaiknya menyediakan iklim baru yang lebih kondusif bagi suburnya gerakan antikorupsi. Ajari anak-anak agar jangan berperilaku koruptif sejak awal. Siapkan sejak sekarang. Merekalah yang pada saatnya nanti mewarnai dan memain peran dalam konstalasi pemerintahan Indonesia.
Nah, momentum Pemilu Legislatif pada Kamis 9 April, adalah saat yang tepat untuk memilih mereka yang bersih dan mencampakkan mereka yang diidentifikasi politisi busuk. Ayo, Om-Om dan Tante-Tante, gunakan hati nurani, Jangan gadaikan suara dan harga diri untuk memenuhi ambisi kekuasaan para Caleg. Jangan ajari kami kemunafikan (lagi)…!

Setahun Umurku…


Kamis 2 April 2009, buah hati kami—Muhammad Abiyyu Maisan—umurnya pas setahun. Itu berarti akan menjadi loncatan pertama bagi perkembangannya, tubuh dan jiwanya. Meski belum genap setahun, tetapi Abim (nama panggilannya, kerap disapa Messi) menunjukkan perkembangan positif, jika dibandingkan dengan teman seusianya. Syukurlah...
Hari-harinya yang semakin lucu menambah kebahagiaan kami. Sudah bergigi enam, mampu berdiri dan mengayunkan kaki empat langkah. Langkah berikutnya, ya... jatuh ke lantai rumah. Jika disebut “ada bulan...” tangan mungilnya langsung menunjuk ke arah langit biru. Kami harap dia selalu ingat dengan aksinya, karena empat jarinya yang lain menunjuk dirinya sendiri. Disuruh menembak pun, telunjuknya siap “mendoor...” siapa yang di depannya.
Oh ya, si bocah juga sudah mengenal sepeda motor, lho. Jika ayah, paman, dan kakeknya pulang ke rumah, gerakan tubuhnya menghendaki di atas motor. Feeling technologi-nya tampaknya sudah jalan, padahal kelak diikhtiarkan menjadi dokter atau penyiar TVOne he..he..
Saat sembilan bulan, Abim sudah diajari memanjat kawat jendela di ruang tamu. Pegangannya kukuh, meski kadang hanya satu tangan. Tapi, tetap saja diawasi ketat agar tak terjatuh. Kami tak ingin kecolongan. Pengajaran yang rada-rada aneh itu kadang diprotes, terutama oleh ibu atau kakeknya, tetapi ada sisi positif lainnya: kelincahan geraknya...
Pada saat hari ulang tahun (HUT) nanti, tak ada perayaan apapun. Kami tak akan membiasakannya seperti itu. Budaya yang kini justru membelit anak-anak dan generasi baru Indonesia, dan Kota Bima khususnya. Hanya akan membeli satu dus mi dan bakal dihidangkan pada teman-teman sekampung di RT 03 Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB. Ibunya usul, ngaji bersama yang dipandunya sendiri (ibu Messi guru bahasa Arab/agama Islam).
Sedikit sejarah kelahirannya, nongol saat fajar pagi di salah satu ruangan bidan desa di Kecamatan Sape. Air ketuban ibu sudah pecah sejak pukul 22.30 Wita, namun kontraksinya teramat lambat. Kesadaran ibunya hilang dan ada “sesuatu yang memasuki ruang kesadarannya” pada Rabu dini hari itu. Ada kendala yang sulit dijelaskan secara nalar hingga “sesuatu” yang mengganjal itu bisa dituntaskan. Syukurlah. “Peralatan drumband” itu bisa dikempiskan dari badannya dan seorang manusia pun lahir. Sulit menjelaskan selaksa kebahagiaan yang terukir, meski hanya dengan beberapa kata.
Oh ya, mungkin ada yang bertanya soal nama. Sejak dalam kandungan, nama Lionel Messi, the new Maradona asal Argentina yang juga pemain kunci klub Barcelona Spanyol itu, sudah “disiapkan”. Bapak memang gibol, gila bola. Hanya dua tim yang mampu menganggu tidur, tim ‘Tango’ Argentina dan Barcelona. Karena nama panggilan bocah hingga kini adalah Messi. Nama penuh pesona dengan aksi-aksi brilian di lapangan. Lagian, tahun 2110 Messi bakal menjadi pemain terbaik dunia versi FIFA, seperti diprediksi banyak pengamat, kawan dan lawannya.
Gejala ‘perilaku’ Messi beneran tampaknya terlihat dari kesehariannya. Butir kecil kapuk berwarna hitam yang kerap ada di lantai menjadi incaran kakinya, termasuk isi sirsak yang memang sedang musimnya di Sape. Jangan bilang lagi kalau ada bola beneran.
Rabu (1/4/2009) sejumlah pesan layanan singkat (SMS) ucapan selamat mengalir dari paman, bibi, saudara dan kenalan Ortu-nya (Pantas saja, Bapaknya beritahu dulu mereka sih...) Momentum HUT perdananya ini, kami harapkan dia tumbuh menjadi anak yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual. Menjadi pribadi yang disegani lawan dan kawan. Dalam satu kata pendek: menjadi pribadi dengan jiwa mulia dan pantang menyerah. Sesuai arti namanya. Semoga. Doain ya...(*)

Kamis, 05 Maret 2009

Jangan Pendam Perasaan


Anda harus ungkapkan perasaan hati Anda. Agar orang lain dapat mengetahui bahwa ia telah melukai hati Anda. Kemudian segera menyelesaikannya. Jangan menyimpannya. Berapa lamakah Anda dapat menyimpannya? Hawa kemarahan yang tertimbun dalam hati Anda dapat terbawa dari satu kelahiran ke kelahiran berikutnya. Hingga suatu saat, jika hawa itu sangat besar, Anda bisa terlahir menjadi binatang. Jenis binatang yang sangat buas. Itu hanya disebabkan sentimen marah Anda tidak segera dihapuskan. Maka janganlah meremehkan hal ini. Itu adalah konsep pikiran yang salah.

Selasa, 03 Maret 2009

Nak, Cepatlah Dewasa


Waktu bergulir, tak dinyana sudah sebelas bulan dua hari nongol menghuni rumah Bima (yang katanya religius) dan Indonesia, negara yang diklaim kaya sumber daya alam tapi korupsinya weleh...weleh..
Nak, tatap sekitarmu. Dunia yang akan kau tempati menawarkan raut sangar. Wajah-wajah kusam menghiasi jalanan. Mobil-mobil mulus angkuh melintas, ada juga dengan sirine meraung-raung (biasanya plat gincu). Dinamika kehidupan kota...
Kuatkan mentalmu, karena arus global telah menyeruak masuk hingga ke kamar rumah. Medan yang kau hadapi pun berat, tak seindah kata-kata. Tak semudah membalikan telapak tangan. Nak, cepatlah dewasar. Lawan kemunafikan yang merajalela, semampumu. Penuhi panggilan sejarah...(Catatan guliran Selasa, 4 Maret 2009)

Bidadariku


Namamu tak terukir
Dalam catatan harianku
Asal usulmu tak hadir
Dalam diskusi kehidupanku
Wajah wujudmu tak terlukis
Dalam sketsa mimpi-mimpiku
Indah suaramu tak terekam
Dalam pita batinku
Namun, kau hidup mengaliri
Pori-pori cinta dan semangatku
Sebab
Kau adalah hadiah agung
Dari Tuhan
Untukku
Bidadariku...
(Fahry
Cairo, 01 November 2007
(disadur dari buku Ayat-Ayat Cinta